Jadwal Pelaksanaan : 3 Juli 2024 s.d 6 Juli 2024

Lokasi Pelaksanaan : Online

Pembinaan dan sertifikasi Calon Ahli K3 Umum diatur oleh Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Pelaksanaan pembinaan dan sertifikasi ini dapat dilakukan secara online, menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan praktis.


Undang-undang No. 1 Tahun 1970: Undang-undang ini menggarisbawahi pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Setiap perusahaan harus mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kecelakaan dan penyakit akibat kerja.


Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012: Peraturan ini mengharuskan penerapan SMK3 secara sistematis dan terintegrasi. Ahli K3 harus memiliki kompetensi yang diakui melalui pelatihan dan sertifikasi yang sah.


Proses Pembinaan dan Sertifikasi Online:

  1. Pelatihan Online: Calon Ahli K3 Umum mengikuti modul pelatihan yang disediakan secara online oleh lembaga resmi yang diakui pemerintah. Materi pelatihan mencakup aspek teoretis dan praktis K3, yang disampaikan melalui video, presentasi, dan forum diskusi.
  2. Ujian Online: Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta harus mengikuti ujian kompetensi online yang mencakup tes tertulis dan, jika diperlukan, evaluasi praktis melalui simulasi atau video demonstrasi.
  3. Sertifikasi: Peserta yang lulus ujian akan menerima sertifikat Ahli K3 Umum yang diakui secara nasional. Sertifikat ini dapat diunduh dalam format digital.

Keuntungan Pelaksanaan Online:

  • Aksesibilitas: Memungkinkan peserta dari berbagai lokasi untuk mengikuti pelatihan tanpa harus hadir secara fisik.
  • Fleksibilitas: Peserta dapat belajar sesuai dengan waktu yang mereka miliki, meningkatkan efisiensi waktu.
  • Efisiensi Biaya: Mengurangi biaya perjalanan dan akomodasi yang biasanya diperlukan untuk pelatihan tatap muka.

Pelaksanaan pembinaan dan sertifikasi Calon Ahli K3 Umum secara online tetap menjamin kualitas dan standar kompetensi yang diharapkan, sambil memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kemudahan dan efektivitas proses belajar.